, Indonesia
171 views
Source: Junjie Xu (Pexels)

Sebuah laporan: lebih dari 35% orang Indonesia makan untuk mengurangi stres

Pembeli di pasar membeli makanan dan minuman untuk memanjakan diri selama masa-masa sulit.

Lebih dari 35% konsumen di Indonesia beralih ke makanan dan minuman untuk mengurangi stres, kata Mintel Global Consumer Research.

“Konsumen akan tertarik pada makanan dan minuman di masa senang dan di masa-masa sulit, tetapi makanan dan minuman yang enak sering dipasarkan sebagai nakal, menimbulkan rasa bersalah, atau sembrono,” kata Heng Hong Tan, Analis Makanan dan Minuman Senior.

“Brand dapat mempromosikan cara baru untuk membantu konsumen menemukan kesenangan dalam makanan dan minuman, terutama untuk konsumsi di rumah.”

Read more: Indomaret's journey to become a household name in Indonesia

Mintel mencatat bahwa hal ini memberikan peluang bagi brand untuk memikirkan kembali posisi mereka sehubungan dengan produk yang menyenangkan.

Selain itu, laporan tersebut mencatat bahwa makanan dan minuman akan semakin mengambil inspirasi dari teknologi yang terinspirasi dari luar angkasa dan inovasi yang earthly.

“Ini terutama akan menarik bagi Gen Z yang tertarik dengan misteri luar angkasa yang luas. Dari warna kosmik hingga inovasi rasa, merek dapat menjawab keinginan demografis muda ini akan penemuan dan kesehatan spiritual,” kata dia menambahkan.

Follow the link for more news on

DFI Retail perbarui toko Guardian dan IKEA untuk pengalaman belanja lebih cerdas

Bisnis tidak lagi sekadar transaksi, tetapi semakin bersifat advisori.

Beyond The Vines memanfaatkan wawasan daring untuk menyasar pertumbuhan di luar negeri

Brand ini melihat respons online sebelum membuka toko fisik.

Watsons luncurkan layanan eConsultation apotek pertama di Singapura

Targetnya profesional sibuk dan orang yang menginginkan privasi.

Mal di Indonesia prioritaskan pembaruan dibanding ekspansi

Perubahan ini mencerminkan fokus Thailand pada leisure dan Jepang pada efisiensi.

Oh!Some mengandalkan retail berbasis pengalaman untuk menarik konsumen

Layout toko interaktif, kolaborasi, dan event langsung bertujuan mendorong kunjungan ulang.

Departemen store di Singapura mengecil, tambahkan konsep kuliner dan wellness

Media sosial dan e-commerce menaikkan ekspektasi konsumen.

Tumi perluas gerai flagship di Greater China

Tumi berencana membuka putaran baru gerai flagship di Beijing, Chengdu, dan Shenzhen.

Perjalanan ke Shenzhen dorong pembelian produk perawatan rumah tangga oleh warga Hong Kong

Tiga dari empat warga Hong Kong mengunjungi provinsi Tiongkok ini pada bulan April.

Matahari buka toko ZES pertama di Jakarta

Merek ini ingin menciptakan ekosistem gaya hidup yang lebih luas.