, Indonesia
2574 views
Joy Wahjudi, CEO of Erajaya Digital

Melihat ke dalam empat ekspansi vertikal bisnis Erajaya

Erajaya memadukan strategi omnichannel dan ekspansi retail untuk menyasar lebih banyak konsumen.

Ketika Erajaya memperkenalkan empat lini bisnis barunya pada tahun 2021, perusahaan ingin memperkuat kehadirannya di dua karakter konsumen yang berbeda—yang memeriksa ulasan online melalui YouTube dan platform media sosial lainnya; dan yang ingin melihat dan menyentuh barang tersebut secara fisik. Oleh karena itu, Erajaya memadukan pengalaman belanja online dan offline dengan menerapkan strategi omnichannel di empat vertikal bisnisnya.

Vertikal bisnis pertama bernama Erajaya Digital. Lewat vertikal bisnis ini, Erajaya dengan mudah menghubungkan kebutuhan gaya hidup konsumennya dengan perangkat telekomunikasi. Berikutnya adalah Erajaya Active Lifestyle yang fokus menawarkan produk untuk melengkapi gaya hidup aktif pengguna Urban Republic, ASICS, dan JD Sports. Selanjutnya Erajaya Beauty & Wellness, yang terdiri dari gerai Apotek Wellings dan The Face Shop, untuk melayani pasar kesehatan dan kecantikan. Terakhir, Erajaya Food & Nourishment yang menawarkan makanan melalui brand Paris Baguette dan supermarket Grand Lucky.

“Kami menyadari bahwa kami perlu memperluas jejak ritel kami agar lebih mudah diakses dan menerapkan beberapa langkah untuk memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik saat berbelanja,” ujar Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital kepada Retail Asia.

Inisiatif Omnichannel

“Hingga Desember 2021, total gerai Erajaya mencapai lebih dari 1.300 beserta 93 titik distribusi dan kami sangat serius untuk memperluas jejak ritel kami,” ujar Joy.

Pada semester I 2022, Erajaya membuka 158 gerai baru dan menghabiskan belanja modal sebesar 224 miliar rupiah. Sepanjang tahun 2022, kami berencana untuk meningkatkan jumlahnya menjadi 400-500 titik dengan berbagai brand didalamnya.

Erajaya ingin konsumennya merasa nyaman dalam menjangkau gerainya. Untuk itu diperlukan dukungan para frontliner customer service yang akan memberikan informasi lengkap dan membantu mereka untuk memutuskan produk mana yang akan dipilih.

Erajaya mengembangkan program “Click n Pickup” yang memungkinkan pelanggan bertransaksi di website, dan dapat memilih untuk mengambil barangnya langsung di outlet yang telah disepakati. Ada juga Mobile Selling dimana pembeli bisa bertransaksi dari layanan WhatsApp. Home Delivery Service memastikan produk sampai ke tangan pelanggan dalam hitungan jam karena diantar dari outlet terdekat.

Untuk ekspansinya, Erajaya memperkenalkan program Erafone Cloud Retail Partner yang memungkinkan investor lokal untuk terlibat dalam ekspansi di berbagai wilayah. Ini adalah program kerja sama kemitraan, bukan waralaba, yang menawarkan dukungan penuh mulai dari desain, inventaris produk resmi dan terjamin, jaringan distribusi nasional, tenaga penjualan terlatih, program pemasaran, dan dukungan lainnya untuk memastikan kerja sama ini mencapai hasil yang maksimal.

Eraspace sebagai lifestyle destination

Erajaya juga mengembangkan kanal online seperti laman e-commerce Eraspace.com dan official store di berbagai platform e-commerce di Indonesia. Eraspace merupakan layanan e-commerce yang mengintegrasikan ribuan retailer offline dari Erajaya Group seperti Erafone, iBox, Urban Republic, The Face Shop, dan IT.

Keunggulan Eraspace yang pertama adalah katalog produk dari brand-brand yang dikelola Erajaya lengkap dan dapat diakses dalam satu tempat, serta promosi reguler, salah satunya Eraversary yang diadakan untuk memperingati ulang tahun Erajaya yang ke-26.

Eraspace adalah cara bagi konsumen untuk merasakan pengalaman omnichannel. Meski Eraspace baru beroperasi sejak 2019, rata-rata pengunjung per bulan sudah mencapai 5 juta pengunjung.

“Kami berharap Eraspace dapat menjadi tujuan utama masyarakat untuk berbelanja produk elektronik, gadget, dan gaya hidup secara online. Pengembangan Eraspace tentunya sejalan dengan ekspansi retail kami, dalam konsep omnichannel,” pungkas Joy.

Follow the link for more news on

Meningkatnya minimarket memaksa toko-toko format besar untuk memikirkan ulang strategi pertumbuhan mereka

Fokus mereka seharusnya beralih ke arah kepadatan pelanggan dibandingkan skala toko.

AEON Mall Indonesia menguasai pengalaman berbelanja di daerah pinggiran kota

Mal AEON kelima yang akan dibuka di Kota Deltamas pada Maret 2024 akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

MST Golf mengubah lanskap ritel golf di Indonesia

Eksekutif ERAL percaya bahwa kemitraan ini akan mendorong gaya hidup bermain golf di seluruh Asia.

Menghargai Warisan Evelyn B. Salire — Alive, Ablaze, dan Active

Kepemimpinannya selama 29 tahun telah mengubah Asosiasi Peritel Filipina menjadi kekuatan ritel modern yang responsif.

GrandLucky Superstore memanfaatkan customer insight dalam mengkurasi produknya 

Superstore ini kini beroperasi di tujuh lokasi di seluruh Indonesia.

Memberikan pengalaman belanja terbaik: Bagaimana teknologi mengarahkan masa depan berbelanja di Asia

Omnichannel tetap krusial untuk operasi bisnis, sementara AI terbukti bermanfaat di bagian front dan back-end.

ZALORA memanfaatkan peluang kekuatan daya beli wisatawan

Platform e-commerce ini menambahkan lebih banyak item terkait perjalanan untuk meningkatkan penelusuran perjalanan dari pelanggan.

Mengapa peritel harus meningkatkan laju adopsi AI

Analis mengatakan mereka akan menghadapi risiko tertinggal di pasar dan menanggung biaya yang lebih tinggi.

Kebiasaan yang persisten dan digitalisasi mendorong pertumbuhan e-commerce yang berkelanjutan di Asia Pasifik

Euromonitor melaporkan bahwa operator e-commerce mendominasi daftar 10 Fastest-Growing Retailers di kawasan.

Lazada meluncurkan pelatihan keberlanjutan bagi peritel di Indonesia

Unit bisnis logistik Lazada mengundang lebih dari 30 peritel untuk mengikuti kursus enam bulan.