, Indonesia
226 views

Fitch Solutions: Tekanan inflasi memukul sektor ritel Indonesia

Indonesia diperkirakan akan menutup tahun dengan inflasi sebesar 5,5% YoY.

Menurut laporan Fitch Solutions, meskipun sektor ritel Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan penjualan yang positif selama sisa tahun 2022 dan tahun depan, kenaikan inflasi harga mungkin membatasi keuntungan riil di sektor ini.

Data terbaru dalam angka penjualan ritel menunjukkan kenaikan belanja konsumen secara YoY, dengan penurunan penjualan month-to-month yang berlanjut, meskipun lebih kecil, Fitch mencatat.

Survei penjualan ritel Bank Indonesia menunjukkan bahwa pada Juli 2022 indeks penjualan ritel riil tumbuh sebesar 6,2% YoY, naik dari 4,1% pada Juni dan 2,9% pada Mei, meskipun ini merupakan penurunan tajam dari tingkat yang lebih tinggi yang terlihat di awal tahun, ketika pada Januari mencapai pertumbuhan tertinggi sebesar 15,2%.

“Pada basis month-to-month, pertumbuhannya fluktuatif, dimana Juli mengalami penurunan sebesar 3,1% m-o-m, sedangkan peningkatan dari penurunan pada bulan Juni sebesar 11,8%, kata Fitch.

Tekanan inflasi terus meningkat, karena selama paruh kedua 2022, inflasi mulai bergeser ke sektor jasa, seperti pariwisata, catat laporan itu.

“Meningkatnya inflasi harga konsumen telah menjadi risiko utama bagi pengeluaran konsumen selama 2022, dan telah mengikis daya beli dan telah mengalihkan pengeluaran konsumen. Ini akan tetap menjadi realitas ekonomi bagi konsumen memasuki  2023,” kata Fitch menambahkan.

READ MORE: E-commerce GMV growth in Southeast Asia slows but remains ‘healthy’

Di Indonesia, inflasi secara umum berada dalam tren naik pada 2022, mencapai tingkat tertinggi sebesar 4,9% YoY pada Juli, meskipun tingkat inflasi sedikit menurun menjadi 4,7% pada bulan Agustus. Fitch memproyeksikan Indonesia menutup tahun dengan inflasi 5,5% YoY, meski bisa turun menjadi 3,5% pada akhir 2023.

“Kami memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuannya lebih tinggi untuk mengatasi inflasi, meskipun kami percaya bahwa langkah pengetatan secara keseluruhan akan bertahap, karena rupiah akan tetap didukung oleh harga komoditas yang tinggi,” kata Fitch.

Tekanan inflasi mulai meningkat secara global pada 2021, karena base effect, harga komoditas yang lebih tinggi, dan tantangan rantai pasokan menciptakan kelangkaan lokal. Konflik Ukraina-Rusia juga secara signifikan mempengaruhi harga pasokan global komoditas utama, seperti minyak dan gas, pupuk, dan gandum, laporan tersebut mencatat.

Kenaikan harga komoditas diperkirakan akan terus berlanjut selama 2022.

Belanja konsumen di Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang kuat pada 2022, sebesar 4,8%, sedikit menurun menjadi 4,7% pada 2023. Ini merupakan peningkatan dari pertumbuhan 2,2% yang terlihat pada  2021 karena ada pengeluaran yang pulih dari adanya penurunan kecil pada  2020.

Follow the link for more news on

CONCEPT WATCH: Eatology memasak 'halfway diet' untuk warga Hong Kong

Rencana makan flexitarian adalah untuk konsumen yang ingin mengurangi konsumsi produk hewani.

Bagaimana kurasi AI/ML membantu Blibli untuk selalu menyediakan produk original

Teknologi AI Blibli mampu mendeteksi indikasi barang palsu 10 kali lebih cepat.

Pasar mainan Hong Kong tumbuh subur meskipun jumlah anak-anak lebih sedikit

Hong Kong memiliki tingkat kesuburan terendah di Asia.

PZ Cussons Indonesia memenangkan Digital Marketing Strategy of the Year - Indonesia di FMCG Asia Awards 2022

Perusahaan ini diakui untuk kampanye pemasaran digital Hair Story for Cussons Baby mereka.

Melihat ke dalam empat ekspansi vertikal bisnis Erajaya

Erajaya memadukan strategi omnichannel dan ekspansi retail untuk menyasar lebih banyak konsumen.

Bagaimana Love, Bonito mengembangkan actionable insight dalam fesyen

CEO Love, Bonito, Dione Song, mengungkapkan strategi data brand menghasilkan peningkatan 8% dalam tingkat pembelian keduanya.

Laba bersih Bukalapak melonjak lebih dari 400% dalam 9 bulan

Pendapatannya mencapai Rp3,61 triliun selama periode tersebut.

Fitch Solutions: Tekanan inflasi memukul sektor ritel Indonesia

Indonesia diperkirakan akan menutup tahun dengan inflasi sebesar 5,5% YoY.

Belanja konsumen di Indonesia tumbuh pada 2022

Namun diprediksi akan sedikit menurun pada 2023.