, United Arab Emirates
173 views
Photo by SevenStorm JUHASZIMRUS via Pexels

Brands For Less sells 35% stake to TJX Companies for $1.2b

TJX will provide BFL with strategic guidance for expansion into the Persian Gulf, Malaysia, and Singapore.

UAE’s Brands For Less has sold a 35% stake to The TJX Companies, Inc. in a deal valuing the company at $1.2b.

With more than 5,000 stores across nine countries on three continents, TJX brings significant experience and strategic guidance to BFL as it seeks to expand its footprint in the Persian Gulf, Malaysia, Singapore, and beyond.

"Over the past 28 years, we have built the region’s leading off-price retailer of fashion, homeware and toys,” said 
Toufic Kreidieh, executive chairman and co-founder of BFL Group.

“This is an exciting opportunity for growth, and with TJX’s international expertise, we are well placed to successfully execute our strategy while supporting the development and rewarding the dedication of our employees,” he added.

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.