, Malaysia

Paydibs to help SMEs start online business at zero transaction fee

 

Payment service provider in Malaysia Paydibs recently launched its Paydibs ZeroStart campaign which is designed for small and medium sized companies (SMEs) in the country, helping them to adopt online payment easily for their e-commerce business.

The company offers Paydibs Checkout, which is an online payment solution that facilitate SMEs to accept payments securely anytime, anywhere from online shoppers via credit and debit cards, online banking and e-money.

Paydibs Checkout comes with multiple payment channels acceptance, robust fraud engine, merchant control panel and customisable features based on merchants’ need.

Under Paydibs ZeroStart campaign, SMEs will enjoy transaction fee at 0% when they sign up for Paydibs Checkout before 31 December 2018.

“Align with Financial Sector Blueprint 2011-2020, [Malaysian central bank] Bank Negara has taken various step to enhance the electronic payments (e-payments) platform in the country. Paydibs wants to take part in this initiative to support the country towards cashless society,” said Paydibs CEO Terry Yee.

“We believe Paydibs ZeroStart campaign allows SMEs to adopt e-payment easily and is able to help in accelerating the acceptance of e-payments among businesses in the country,” he added.

By Muneerah Bee

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.