189 views

E-Mart 24 mulls ramping up semi-unmanned stores

It currently has 150 hybrid stores across South Korea.

Shinsegae’s convenience store arm, E-Mart 24, has expressed plans to expand the number of its hybrid, semi-unmanned stores operated by employees by day and without workers by night using a digital payment kiosk system, Korea Bizwire reported.

The initiative is a part of a plan to boost revenue at stores that are usually closed late at night from 11 p.m. to 6 a.m. These types of stores account for 80% of the 5,500 E-Mart 24 stores nationwide. At present, the number of hybrid stores is estimated at about 150.

The operation system of hybrid stores can easily be switched to unmanned mode using a dedicated mobile app, where owners can close or open the gates at the convenience stores as well as the doors of storage and office spaces within the stores.

E-Mart 24 also developed a mobile authentication system to make it easier and more convenient for customers to access the hybrid stores and make payments simply with their smartphones.

Follow the link for more news on

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.