, Philippines

Costa enters the Philippines

The UK’s Costa Coffee is set to enter the Philippines, partnering with Robinsons Retail Holdings.

The move to the Philippines expands Costa’s presence in Southeast Asia. It already has stores located in Singapore, Thailand and Cambodia. The first store in the Philippines is planned to open in Manila early next year.

“We envisage a significant store opening programme over the coming years, which will provide further employment opportunities and a stable infrastructure to continue our growth in the Southeast Asia region,” said Andy Marshall, managing director of Costa Coffee international franchise.

Robina Gokongwei-Pe, president and COO of Robinsons Retail Holdings, said: “We are pleased to be part of Costa’s exciting plans for growth in Southeast Asia and we look forward to forming a long-term partnership with the brand. We will continue to invest in the region and bring additional job opportunities to the Filipino people.”

Costa was founded in London in 1971 by Italian brothers Bruno and Sergio Costa. The coffee chain currently operates across 30 countries and has more than 2,900 stores spanning Europe, Russia, the Middle East, North Africa, India, China and Southeast Asia.

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.