, Korea

South Korea’s e-commerce firms expands gift services

Naver launched a gift shop, whilst SK stoa has widened the scope of its online gift function.

As South Korea sees a rapid growth in online gift services, which allow users to send gifts simply by using a phone number rather than a postal address, the nation’s e-commerce businesses are strengthening related services, Korea Bizwire reported.

The industry estimates the size of the market at about $3.1b (KRW3.5t). The market is dominated by KakaoTalk Gift. Introduced in 2010 by mobile messenger KakaoTalk, the platform saw its transaction volume rise by 52% YoY in 2020.

To meet the rising demand, a growing number of online shopping malls are introducing gift functions or strengthening their existing gift functions. For instance, local conglomerate Naver launched a gift shop service that recommends a variety of gifts.

The company also rolled out an artificial intelligence (AI) recommendation function for the gift section, aimed at making it easier for users to send gifts whilst searching for items.

At the same time, home shopping firm SK stoa expanded the application of its online gift function to all of its items starting from this month.
 

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.