, Thailand
451 views

Pandemic hastens e-commerce growth in Thailand

Fears over catching the virus drove the boom.

The pandemic has fast-tracked e-commerce growth in Thailand, with the value of transactions expected to rise 14.8% this year, according to a GlobalData report.

The sector posted a CAGR of 12.2% between 2016 and 2020 to reach $35.3b (THB1.1t) this year. A significant young population, a rise in Internet and smartphone penetration, and growing consumer confidence paved the way for the boom.

Fears over contracting COVID-19 and social distancing measures taken are expected to contribute to the uptick in online shopping. The pandemic has also resulted in a rise in the adoption of e-commerce by retailers, the report said, with Lazada adding 26,000 new merchants in March alone.

To promote e-commerce, Thailand is taking steps to bring offline local merchants to the online channel. In May, the commerce ministry collaborated with online platforms including Thailandpostmart, Lazada, JD Central and Cloudmall to enable farmers to sell fruits online.

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.