, Europe

Ikea pledges €1b to help tackle climate change

IKEA, the world’s biggest furniture retailer, is going all out in its efforts towards a low-carbon economy and to support the communities most vulnerable to climate change.

It recently pledged to spend €1 billion (US$1.1 billion) — of which €600 million is to be invested in renewable energy and €400 million through the Ikea Foundation funding programmes to help poor communities build resilience to climate change and improve lives by adopting renewable energy technologies in homes, schools and businesses.

The majority of the new funding commitment will be invested in wind energy and the rest in solar up to 2020. Ikea is currently already on track to becoming energy-independent, producing as much renewable energy as it consumes in its buildings.

Said Ikea president & CEO Peter Agnefjäll: “Climate change is one of the world’s biggest challenges and we need bold commitments and action to find a solution. That’s why we are going all out to transform our business, to ensure that it is fit for the future and we can have a positive impact.”

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.