, Singapore

Amazon launches Japan products on Singapore platform

These feature popular brands such as Pokemon, Nintendo, and Bandai.

Amazon has ramped up its selection from Amazon Japan on its online platform in Singapore, seeking to provide customers in the city-state a wider selection of products across multiple categories, the company said in a news release.

These additional offerings feature popular Japanese brands such as Pokémon, Nintendo, Wacom, Yamazaki, Wing/Wacoal, Iris Ohyama, and Bandai.

READ MORE: Six in 10 Singaporeans to shop outside Amazon during Amazon Prime Day

The products cover home, apparel, shoes, electronics, video games, toys, luxury, beauty, and the like. Customers can also expect more product categories from Amazon Japan to be unlocked on Amazon.sg, the company said.

Amazon also said Prime members will have millions of products on Amazon International Store, including the Japan selection, with free international delivery on eligible items with no minimum spend. Meanwhile, non-Prime customers will enjoy free delivery on eligible items with a minimum spend of $28.58 (S$40).

Follow the link for more news on

Kawan Lama Indonesia mengaburkan batas antara belanja online dan offline

Pengunjung  platform e-commerce grup, Ruparupa.

Toys ‘R’ Us Asia mengandalkan ‘Kidult’ untuk mendorong penjualan mainan

Remaja dan orang dewasa berusia 12 tahun ke atas semakin banyak membeli brand mainan ikonik dari era 80-an dan 90-an.

MINISO membuka toko terbesar di dunia di Jakarta

Peritel asal Cina, MINISO, menargetkan ekspansi hingga 1.

PUMA bidik konsumen muda tech-savvy di TikTok

Produsen pakaian olahraga terbesar ketiga di dunia ini memanfaatkan influencer lokal untuk terhubung dengan pasarnya.

Mengapa e-commerce perlu beralih ke prioritas yang customer-centric

Pengalaman shopper yang terintegrasi di platform fisik dan digital sangatlah penting.

Bagaimana peritel dapat sukses menjangkau pasar Gen Z yang terus berkembang

Secara global, Gen Z diperkirakan akan memiliki total pengeluaran konsumen sebesar $12 triliun pada 2030.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Bagaimana L’Oréal memanfaatkan teknologi digital untuk menjadi ‘beauty life companion’

Menggabungkan data, kreativitas, dan teknologi mutakhir untuk membentuk ulang pengalaman konsumen.

Ayala Malls mengambil langkah berani ke arah redevelopment berteknologi tinggi

Inti dari transformasi ini adalah experiental store yang menggabungkan belanja dengan inovasi teknologi terbaru.