, Singapore
468 views
Nicholas Pang, country manager at Domino’s Singapore

Domino's Singapura sasar pesanan dadakan lewat penyegaran merek

Jaringan pizza ini meluncurkan varian Thick Crunch untuk mendorong pesanan di luar momen pesta.

Domino's Pizza Singapore Pte. Ltd. mengalihkan fokus pemasarannya ke pembelian impulsif, dengan keyakinan bahwa pelanggan akan lebih sering memesan ketika sedang menuruti keinginan mendadak (craving), dibandingkan hanya memesan untuk momen-momen yang direncanakan.

Domino's Pizza Singapore meluncurkan kampanye "Unbox Your Cravings" sekaligus varian Thick Crunch Pizza pada 2 Juni, untuk mendorong pesanan yang lebih sering.

“Dari pengamatan kami terhadap perilaku konsumen, pemesanan Domino's selama ini cenderung terkait dengan momen atau acara bersama,” kata Nicholas Pang, Country Manager Domino's Singapura, kepada QSR Media Asia.

“Kami melihat ada peluang untuk mengubah itu — mendorong konsumen bertindak berdasarkan keinginan mereka kapan pun itu muncul, bukan hanya saat ada alasan untuk merayakan sesuatu,” tambahnya.

Kampanye ini turut menghadirkan identitas merek yang disegarkan, yang akan diterapkan di seluruh gerai, kemasan, seragam kurir, dan atribut karyawan.

Pang mengatakan strategi ini bukan soal mengubah produk inti perusahaan, melainkan lebih pada upaya membuat pelanggan lebih sering teringat akan merek Domino's.

Kanal digital diperkirakan akan memainkan peran penting dalam perubahan ini, dengan Domino's memanfaatkan situs web, aplikasi, dan media sosial untuk mempermudah proses pemesanan.

“Dalam praktiknya, ini berarti menjaga kehadiran yang kuat dan konsisten (always-on) di kanal sosial dan digital, serta mengoptimalkan aplikasi maupun situs web kami,” kata Pang dalam jawaban tertulis melalui email.

Perusahaan ini juga tengah menguji inovasi menu lewat varian Thick Crunch Pizza, yang mencerminkan keterbukaan konsumen Singapura terhadap pilihan makanan baru.

“Kami tahu konsumen di Singapura memang cukup terbuka terhadap hal-hal baru,” ujarnya.

Domino's menyebutkan pihaknya akan memantau respons pelanggan terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah varian Thick Crunch akan menjadi menu tetap.

“Bagi kami, keberhasilan sebenarnya diukur dari bagaimana perasaan orang terhadap Domino's setelah ini — melihat konsumen menerima identitas baru kami dan secara lebih spontan memilih merek kami begitu keinginan makan pizza itu muncul,” kata Pang.

Perusahaan menyebutkan fokus utamanya saat ini adalah memperkenalkan produk baru dan mengumpulkan masukan pelanggan, sebelum mempertimbangkan perubahan lebih lanjut.

Brand sportswear andalkan rantai pasok demi jaga margin

Aktivitas outdoor dan olahraga wanita diperkirakan menopang permintaan di kawasan ini.

Menangkan Gen Alpha butuh lebih dari sekadar AI

Orang tua tetap menjadi penjaga gerbang pengeluaran dan data pribadi anak.

IKEA Indonesia perdalam kemitraan pemasok lokal

Retailer ini bekerja sama dengan 18 pemasok Indonesia di tiga kategori produk.

Marks & Spencer targetkan comeback lebih besar di Filipina

Ekspansi ini akan ditopang oleh toko berukuran lebih besar dan ritel omnichannel.

Pabrik bersama dorong pertumbuhan K-beauty

Merek-merek global kesulitan menyamai kecepatan pengembangan industri ini.

Levi's manfaatkan Asia untuk matangkan strategi lifestyle premium

Tren konsumen yang bergerak cepat turut membentuk strategi global merek ini.

Huawei andalkan uji kamera langsung di toko

Perbandingan langsung menggantikan spesifikasi teknis dalam strategi penjualan.

Livestream berevolusi dari sekadar gimmick pemasaran jadi kanal penjualan

Video berdurasi pendek jadi medium utama untuk penemuan produk (product discovery).

Domino's Singapura sasar pesanan dadakan lewat penyegaran merek

Jaringan pizza ini meluncurkan varian Thick Crunch untuk mendorong pesanan di luar momen pesta.

Peritel optik Singapura andalkan layanan eye care untuk dorong repeat order

Keahlian profesional jadi daya tarik yang makin penting seiring meningkatnya persaingan harga.